Selasa, 24 September 2013

cara membuat antena kaleng



Artikel Cara Membuat Antena Untuk Semua Jenis Modem Baik GSM , CDMA , Ataupun Yang Lain Nya Dari Kaleng Bekas Apapun , Untuk Contoh Pada Artikel Ini Saya Membuat Antena Kaleng Menggunakan Kaleng Bekas Minuman ( Bisa Di Dapatkan Di Toko Terdekat Atau Tong Sampah Terdekat ) , Hehe , Dan Modem Yang Saya Gunakan Adalah Modem Air Flash Dengan Provider Smartfren . 


Pertama – Tama Saya Akan Menjelaskan Apa Fungsi Dari Antena Kaleng Ini , Mungkin Sebetulnya Antena Kaleng Ini Kurang Berarti Bagi Pengguna Internet Yang Tinggal Di Kota – Kota Besar , Akan Tetapi Bagi Yang Tinggal Atau Mungkin Sedang Berada Di Pedalaman Desa Yang Sangat Sulit Di Jangkau Oleh Berbagai Provider ?? Antena Ini Sangat Berarti Sekali , Hehe . 


Jadi Kesimpulanya Adalah :
  • Antena Kaleng Akan Berguna Bagi Pengguna Internet Yang Kesulitan Dalam Mendapatkan Sinyal Atau Jaringan Internet . 
  • Antena Kaleng Hanya Media Penyalur Data Atau Sinyal Yang Besifat Sebagai Penghubung Saja . 


Baik Jika Sudah Di Pertimbangkan Untuk Membuat Antena Kaleng , Maka Selanjutnya Hanya Tinggal Mengapresiasikan Saja Apa Yang Kita Inginkan Tersebut . Tetapi Sebelumnya Jika Anda Masih Ragu Lebih Baik Untuk Jangan Membuat Antena Kaleng , Mengapa ?? Karena Ini Beresiko Fatal Jika Kita Tidak Memiliki Pengalaman Yang Cukup Untuk Melakukan Hal Ini . Apa Saja Resiko Nya ?? 
  • Terjadi Kerusakan Pada Modem Yang Di Gunakan 
  • Terjadi Konsleting Atau Arus Pendek 
  • Terjadi Kerusakan Program Pada Sistem Operasi 
  • Terjadi Kerusakan Perangkat Yang Di Gunakan 


Tetapi Jika Mengikuti Langkah Demi Langkah Yang Akan Saya Jelaskan Sebagai Berikut Mudah – Mudahan Tidak Akan Terjadi Hal Demikian , Apa Anda Yakin Terhadap Saya ?? Yakinlah , Anda Percaya Saya Melakukan Hal Ini Seorang Diri Dan Dengan Penuh Keberanian Dan Ketakutan Membuka Setiap Komponen Yang Ada ?? , Hehe Jadi Tegang Suasanya , Ya Sudah Saya Akan Memberikan Secara Lengkap Cara Pembuatan Antena Kaleng Yang Baik Dan Mudah – Mudahan Benar Di Mata Semuanya :D

laporan PRAKERIN (MENGINSTAL ANTI VIRUS KASPERSKY)



BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah

Perlu disadari bahwa sampai pada saat ini lulusan SMK belum dapat diserap langsung oleh pihak dunia usaha maupun industri. Secara kasat mata terbukti hampir setiap dunia usaha/ industri ketika merekrut tenaga kerja lulusan SMK masih menerapkan Pendidikan dan Pelatihan bagi yang telah lolos seleksi penerimaan karyawan. Hal ini menunjukan bahwa keterampilan yang dimiliki lulusan SMK belum diakui oleh pihak dunia usaha/ industri.
Jika kita kaji secara seksama, kita tidak dapat menyalahkan pihak dunia usaha/ industri. Memang pada kenyataannya masih banyak SMK yang sangat minim peralatan praktik. Sehingga peserta diklat yang seharusnya porsi pembelajaran praktik idealnya 70% hanya dapat dilaksanakan 30% saja. Bahkan ada beberapa SMK yang sama sekali tidak memiliki peralatan praktik, dalam pelaksanaan peserta diklat hanya dapat berangan-angan dengan teori saja tidak dengan peralatan kenyataan yang sebenarnya.
SMK yang peralatan praktiknya cukup memadai, belum tentu peralatan itu sesuai dengan yang ada di dunia industri/ usaha. Sekarang peralatan di dunia usaha/ industri sudah serba otomatis sedangkan peralatan yang ada di SMK-SMK masih manual. Sehingga pelaksanaan praktik hanya sekedar mengenal peralatan yang ada, kurang memperhatikan kebutuhan didunia industri/ usaha, itu pun tidak semuanya dapat memanfaatkan secara maksimal.
Sesuai dengan hasil pengamatan dan penelitian Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, pola penyelenggaraan di SMK belum secara tegas dapat menghasilkan tamatan sebagaimana yang diharapkan. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi pembelajaran yang belum kondusif untuk menghasilkan tenaga kerja yang professional, karena keahlian professional seseorang tidak semata-mata diukur oleh penguasaan unsur pengetahuan dan teknik bekerja, tetapi harus dilengkapi dengan penguasaan kiat bekerja yang baik Penggunaan unsur ilmu pengetahuan dan teknik bekerja dapat dipelajari di sekolah, namun untuk kiat adalah sesuatu yang tidak dapat diajarkan tetapi harus dikuasai melalui pembiasaan dan internalisasi.
Untuk kiat yang menjadi faktor utama penentu kadar keahlian professional seseorang, hanya dapat dikuasai melalui cara mengerjakan pekerjaan pada bidang profesi itu sendiri. Karena itulah tumbuh suatu aturan keahlian professional berdasarkan jumlah pengalaman kerja.
Mata diklat praktik kejuruan yang disajikan di sekolah biarpun menggunakan peralatan yang lengkap dan modern, pada dasarnya hanya mampu menyajikan proses dan situasi peniruan (simulasi), karena bukan situasi yang sesungguhnya, oleh karena itu sulit diharapkan untuk mampu memberikan keahlian sebagaimana yang diharapkan.
Melihat kenyataan diatas, DIKMENJUR menetapkan strategi operasional yang berdasarkan kepada kebijakan “Link and Match” (kesesuaian dan kesepadanan) Departemen Pendidikan dan kebudayaan dalam model penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda. Pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP Nomor 20 tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah, PP Nomor 39 1992 tentang Peran serta Masyarakat dalam Pendidikan Nasional, Kepmendikbud Nomor 080/U/1992 tentang Sekolah Menengah Kejuruan dan Kepmendikbud Nomor 080/U/1993 tentang kurikulum SMK.
Alasan saya mengambil judul “Menginstal Kaspersky” karena banyak orang yang sering menggunakan anti virus ini. Anti virus ini lebih baik dibandingkan anti virus yang lain dan teruji kehandalannya.


B.  Rumusan Masalah
1. Kelebihan dan kelemahan kaspersky 2013
2. Cara menginstal kaspersky anti virus 2013
3. Instal key kaspersky jika master kaspersky 2013 sudah terinstal.
C.  Maksud dan Tujuan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)
C.1.  Maksud Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)
Adanya maksud dilaksanakanya Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) ini adalah :
1.  Membentuk kemampuan siswa sebagai bekal untuk memasuki lapangan kerja.
2.  Sebagai pengalaman melatih diri dengan mengkaji konsep-konsep yang didapat selama pendidikan sehingga terbiasa dengan lapangan kerja.
3.  Memperluas dan memantapkan proses penetapan teknologi baru dari lapangan kerja ke sekolah maupun sebaliknya.
4.  Diharapkan dari hasil penulisan ini nantinya dapat membeikan sumbangan pemikiran kepada perusahaan/instansi dalam mengambil kebijakan di masa yang akan datang.
5.  Memantapkan sikap profiseonal yang diperoleh oleh siswandalam memasuki lapangan kerja sesuai dengan bidangnya.

C.2.  Tujuan Praktek Kerja Industri
Tujuan Praktek Kerja Industri (Prakerin) bagi setiap siswa yang akan menyelesaikan studinya dari SMK MAMBAUL FALAH  adalah sebagai berikut :
1.   Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan yang berharga, dan memperoleh masukan serta umpan balik guna memperbaiki dan mengembangkan kesesuaian pendidikan dengan kenyataan yang ada di lapangan.
2.   Menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dengan tuntutan zaman dalam era informasi dan teknologi.
3.   Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan pada jurusan TKJ.
4.   Mengembangkan dan memantapkan sifat profesionalisme yang di perlukan siswa untuk memasuki lapangan pekerjaan sesuai dengan bidangnya.
5.   Meningkatkan pengetahuan siswa pada aspek-aspek usaha yang profesional dalam lapangan kerja antara lain struktur organisasi, jenjang karir dan Teknik.
D.  Metode Mengumpulkan Data
Untuk menyempurnakan data-data yang dibutuhkan dalam penyusunan laporan ini, maka kami melakukan metode pengumpulan data  melalui 2 (dua) cara yaitu :
a.  Secara Langsung atau metode observasi
Yang di maksud dengan pengumpuklan data secara langsung adalah kami melakukan pengumpulan data dengan cara observasi secara langsung di instansi dengan menggunakan teknik wawancara kepada sta atau karyawan yang berwenang atau mengetahui informasi yang kami butuhkan.
b.  Secara Tidak Langsung atau Metode Keputusan
Yang di maksud dengan metode pengumpulan data secara tidak langsung, kami selaku penulis berpedoman pada buku-buku atau referensi yang berkaitan dengan materi yang di angkat atau isi laporan kami.

E.  Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan adalah berisi uraian singkat setiap bab, mulai dari BAB I hingga ke- BAB V, dimana uraian ini memberikan gambaran secara langsung tentang isi dari tiap-tiap bab yang ada dalam laporan ini.
Adapun sistematika dari laporan kami adalah sebagai berikut :
BAB I  PENDAHULUAN
Bab ini membahas tentang Latar Belakang, Rumusan Masalah, Maksud dan Tujuan Prakerin, Metode Pengumpulan Data, serta Sistematika penulisan.
      BAB II  LANDASAN TEORI
Bab ini membahas tentang teori-teori yang berhubungan dengan teori yang ada dalam laporan, yaitu antara lain : Pengertian anti virus, dan Jenis antivirus berdasarkan kegunaan, spesifikasi anti virus kaspersky 2013.

BAB III  DESKRIPSI LOKASI PRAKERIN
Bab ini membahas tentang Tempat dan waktu prakerin, Jadwal dan kegiatan prakerin, Tugas pokok dan fungsi, Struktur organisasi, Program kerja dan kegiatannya.
BAB IV  HASIL KEGIATAN DAN PEMBAHASAN
Bab ini membahas tentang, Langkah install Antivirus Kaspersky .
BAB V PENUTUP
Bab ini merupakan bab penutup yang berisi Kesimpulan dan Saran, baik bagi perusahaan/Instansi maupun bagi SMK MAMBAUL FALAH.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
   Absensi atau keterangan lainnya.




















                                                          BAB II
LANDASAN TEORI
A.    Pengertian Antivirus
Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan). Sebagian besar antivirus bekerja dengan beberapa metode seperti di bawah ini:
Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya. Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui download atau melalui berlangganan (subscription).
Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan perangkat lunak yang “tidak wajar” menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui e-mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus membuat alarm palsu atau “False Alarm” (jika konfigurasi antivirus terlalu “keras”), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu “lunak”), terjadi false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic scanning.
Antivirus yang menggunakan behavior-blocking detection ini masih sedikit jumlahnya, tapi di masa yang akan datang, kemungkinan besar semua antivirus akan menggunakan cara ini. http//blogspot.com/kaspersky Anti virus 2013
B.       Jenis-Jenis Antivirus berdasarkan Pengguna

Antivirus berdasarkan penggunanya dibagi menjadi 2, yaitu Home User dan Network /Corporate User. Untuk home user, antivirus berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan (network), antivirus dapat melakukan scan di komputer - komputer client dan network drive. Selain itu, proses update komputer client dalam jaringan tidak harus langsung dari Internet. Komputer client dapat melakukan upate langsung dari server jaringan.
Antivirus berdasarkan cara memperolehnya
1. Free antivirus           :anti virus yang diperoleh secara gratis
2.Trial antivirus             :Anti virus yang diperoleh secara gratis namun diberi batasan waktu
3.Donation antivirus : Anti virus yang diperoleh dengan harus mendonasi
4.Paid antivirus : antivirus yang diperoleh dengan cara membeli.
            Saat ini sudah banyak antivirus yang beredar baik yang berlisensi Free antivirus maupun Paid antivirus. Namun, terkadang perbedaan yang sangat mencolok terlihat antara antivirus yang berlisensi Free dan Paid. Antara lain pada antivirus free tidak disertakan perangkat keamanan yang lengkap sehingga tingkat keamanan menjadi kurang baik. Sedangkan untuk antivirus yang berlisensi Paid biasanya dilengkapi dengan keamanan yang lebih baik sesuai dengan versi antivirusnya.
            Contoh untuk antivirus yang khusus untuk pengamanan internet (internet security) biasanya menyediakan paket keamanan khusus untuk internet seperti spyware, firewall dan spam deleter. Adapun antivirus yang menawarkan proteksi secara keseluruhan pada sistem komputer seperti penguncian folder, pendeteksian virus secara dini serta keamanan lebih pada sistem. Namun, biasanya antivirus jenis ini berharga di atas rata-rata antivirus yang lain. Selain itu juga lebih berat penggunaannya pada sistem komputer karena memakan lebih banyak memori.
C. Spesifikasi Antivirus Kaspersky 2013
Spesifikasi minimum computer :
a.             Processor 1 ghz, 32-bit (x86) atau 64-bit (x64).
b.            Memory RAM 1 Gb.
c.             Ruang hard disk 20 gigabyte.
d.            VGA Card 128 Mb, baik yang onboard atau terpisah







BAB III
DESKRIPSI LOKASI PRAKERIN

A.  Tempat dan Waktu Prakerin
Saya prakerin di perusahaan “INFOCOMP 2” yang berada di Jl. UMK Sebelah Utara SMP  N 3 Bae Kudus yang di pimpin oleh Sdr. Budi Santoso selaku pemilik toko”INFOCOM 2” selama 2 bulan yang di mulai pada tanggal 16 Desember 2013 sampai 17 Februari 2013 dimulai dari pukul 08.00 sampai pukul 16.00.




 



 



















C.   Sejarah Singkat INFOCOMP 2

Awal berdiri INFOCOMP  pada tanggal 6 November, dulu INFOCOMP berada di Barongan Kudus. Dulu yang di Barongan membuka usaha service komputer dan yang ada di Undaan membuka tempat pelatihan khusus. Dengan berjalannya waktu,Sekarang INFOCOMP sudah membuka 4 cabang  yaitu :
1.      INFOCOMP 1 Berada di Jl. Kudus-Purwodadi km 06
2.      INFOCOMP 2 Berada di Jl UMK, utara SMP 03 Bae
3.      INFOCOMP 3 Berada di Jl. Kudus-Jepara No. 68 Nalum Sari
4.      INFOCOMP 4 Berada di Jl. Kudus-Pati Tayu sebelah SMP 07 Pati
INFOCOMP berpusat di Jl.Kudus Purwodadi, yang melayani Kursus dan service computer.
D.    Jadwal Dan Kegiatan Prakerin
Selama prakerin saya melakukan beberapa kegiatan di antaranya sebagai berikut :
1.  Minggu pertama     : Pengenalan
2.  Minggu kedua        : Mendiagnosa permasalahan PC
3.  Minggu ketiga        : Merakit computer
4.  Minggu keempat    : Merakit dan menginstall
5.  Minggu kelima       : Mendiaknosa PC
6.  Minggu keenam     : Servis PC
7.  Minggu ketujuh      : Mendiaknosa PC
8.  Minggu kedelapan : mendiagnosa PC dan Installasi

E.     Tugas Pokok dan Fungsi
Tugas dari seorang pemimpin perusahaan adalah mengatur segala kegiatan yang di lakukan dari semua karyawannya dan bertanggung jawabdari semua yang terjadi pada perusahaan atau instansi.
Teknisi bertugas memperbaiki suatu yang rusak dari semua alat baik milik sendiri maupun milik pelanggan dengan prosedur yang benar.
Asisten bertugas sebagai tangan kanan pemimpin, menjalankan semua yang di perintahkan oleh pemimpin selama masih berkenaan dengan perusahaan.
F.   Struktur Organisasi















G.   Program Kerja Dan Kegiatannya
 Program kerja dan kegiatannya yang biasa dilakukan di “INFO COMP” adalah sebagai berikut :
1. Penjualan komponen computer
2. Merakit computer
3. Servis computer
4. Servis Laptop/Notebook

BAB IV
HASIL KEGIATAN DAN PEMBAHASAN


A.          Kelebihan Kaspersky Internet Security 2013 :
1.        Melindungi komputer Anda dari berbagai ancaman seperti virus,        malware, serangan phishing, pencurian identitas, hacker.
2.        Bagian terbaik dari KIS 2013 adalah mesin antivirus ditingkatkan. Dan memiliki tingkat deteksi tertinggi daripada versi KIS yang sebelumnya.
3.         KIS 2013 memiliki anti-malware, anti-spyware, anti-spam, dua arah firewall pribadi, anti-phishing, anti-rootkit, anti-Trojan, sistem deteksi intrusi, privasi pelindung, koneksi Wi-Fi/VPN aman.
4.         Fitur untuk Perbankan Aman telah diperpanjang, secara otomatis menjalankan browser dilindungi dengan aman untuk mengakses situs bank Anda, penyedia pembayaran seperti Paypal, dan lainnya.
5.         KIS 2013 terintegrasi dengan inovasi terbaru dalam bidang keamanan TI yang diimplementasikan dalam Windows 8 Preview Konsumen.
6.         Kecepatan Kaspersky Internet Security 2013 telah meningkat secara signifikan. Sekarang komputer Anda tidak akan berjalan lambat lagi.

B.       K ekurangan Kaspersky Antivirus 2013 :
1.      Proses awal start program agak lama karena loading database terlebih dahulu sekalian scan critical object
2.      Proses scanning virus yang lama
3.      Update “daily.zip” seringkali broken yang menyebabkan komputer
4.      Termasuk dalam kategori berat dalam kinerja, proses scanning lama, seringkali salah dalam mendeteksi malware.

C.     Cara Install Antivirus Kaspersky Internet Security 2013:
1.  Download KIS 2013 dulu (sudah zatyabajaitem sediakan dibawah linknya). Jika anda mencari di web resmi Kaspersky, malah tidak ditemukan karena dari team Kaspersky Labs belum menampilkan link downloadnya (karena masih RC).

 2.  Setelah di download, kemudian di install KIS 2013 nya. Jika PC kamu masih terkoneksi dengan internet, maka tampilannya akan seperti gambar dibawah ini, kaspersky akan mencari update terbaru dari software2 yang kamu install di PC kamu. Jika tidak ingin mencari, langsung aja klik SKIP

                                             Gb. 1

3. Kemudian akan muncul Tab baru, seperti gambar dibawah, centang dan klik install.

     
                                                   Gb.2

4. Instalasi Kaspersky Internet Security 2013 akan dimulai dan tunggu beberapa menit.                                                                        
                                  
                                                   Gb.3

5. Setelah proses install selesai, akan ada 2 pilihan, untuk reboot / restart atau tidak, kamu pilih "reboot later".

6. Kemudian kaspersky 2013 akan menanyakan serial number activation code nya, lalu pilih "activate trial version" dan klik "Next". Seperti gambar dibawah ini:

                                                                                       Gb.4
Jika melalui langkah diatas harus dengan syarat:
1.  Harus dalam kondisi tersambung dengan internet.
2.  Zatyabajaitem belum menyediakan serialnya, karena memang dari web resmi  Kaspersky belum merelease murni serial untuk kaspersky 2013 nya, karena masih versi beta.
Jadi walaupun dijalankan dalam versi trial, akan aktif selama 90 hari (3 bulan).



7. Selamat, kaspersky kamu sudah aktif 91 hari.

                                                                               Gb.5


D.    CARA INSTAL KEY KASPERSKY JIKA MASTER KASPERSKY  2013 SUDAH TERINSTAL

 1. Buka menu kaspersky dengan double klik logo kaspersky
 2. Pilih/klikactivation pada Menu kaspersky
 3. Klik install key jika masih bisa (maximal 2 key yang terpasang)
 4. Jika sudah ada 2 key dan expired maka klik delete all key kemudian klik install key
 5. Jika terjadi blacklist ulangi patching
 6. Jika masih terjadi blacklist (activation berwarna merah), coba lakukan update muncul dan daily. Jika update sukses jalankan program kaspersky seperti biasa (terjadi pada beberapa  OS tertentu)
 7.  Jika gagal dalam update lakukan instal ulang kaspersky



BAB V
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Kesimpulannya, Antivirus Kaspersky tahun 2013 lebih sempurna atau lebih baik dari sebelumnya atau pendahulunya, tampilannya pun menarik, dan cara/langkah – langkah instalasinya lebih sederhana dan tidak terlalu rumit. Selain itu Antivirus Kaspersky juga termudah penggunaanya
Tugas akhir yang berupa praktek kerja industri (prakterin) dijadikan sebagai alat ukur kemampuan peserta didik dan juga dengan hasil yang dipercayai.
Siswa dapat menjadi lebih percaya dalam menghadapi dunia kerja yang akan dijalani. Setelah lulus nanti dari SMK MAMBAUL FALAH bidang tehnik computer dan jaringan. Semoga mendapatkan pekerjaan yang lebih baik sesuai dengan yang diinginkan / dicita-citakan.

B. SARAN
Agar hasil yang selanjutnya lebih baik maka perlu diperhatikan hal-hal seperti berikut :
a.    Prosedur dan langkah kerja nyata.
b.    Ketelitian dan kehati-hatian didalam mengerjakan Praktek Kerja Industri (prakerin).
c.    Keseriusan dalam melakukan Praktek Kerja Industri di perusahaan masing-masing.
d.    Sebelum mendapatkan Praktek Kerja Industri maka peserta didik harus mendapatkan bimbingan terlebih dahulu.
e.    Peralatan di sekolah agar dapat ditambah supaya para peserta didik lebih matang dalam melakukan Praktek Kerja Industri.
f.     Untuk adik kelas agar bisa lebih baik dalam pembuatan laporan PRAKERIN
g.    Supaya pembaca menggunakan Kaspersky untuk antivirusnya.

DAFTAR PUSTAKA

Sumber:http://afifcastrayan.wordpress.com/2008/04/13/28/ diakses tangga5-4-2013 jam 13.00 wib






























Copyright @ 2013 TKJ Mafa_Galau.